shangrilabanquet.com – PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menegaskan komitmennya dalam mendukung transisi energi dan konektivitas digital di Indonesia. Melalui sinergi antara infrastruktur digital dan energi, perusahaan berusaha mempercepat adopsi energi baru dan terbarukan (EBT) serta meningkatkan praktik pertambangan berkelanjutan.
Wakil Presiden Direktur DSSA, Lokita Prasetya, menyatakan bahwa perusahaan berfokus pada peningkatan efisiensi operasional melalui praktik berkelanjutan, pengoptimalan sumber daya, dan pengurangan emisi. DSSA telah mulai mengimplementasikan elektrifikasi armada operasional di PT Borneo Indobara untuk mengurangi biaya dan mendukung transisi menuju pertambangan ramah lingkungan.
Dalam sektor EBT, DSSA mengelola pabrik panel surya terintegrasi 1 gigawatt di Kendal dan aktif dalam eksplorasi sumber energi panas bumi. Dengan potensi mencapai 440 megawatt, eksplorasi dilakukan di enam wilayah termasuk Jawa Barat, Sumatera, dan Flores.
Selanjutnya, untuk meningkatkan infrastruktur digital, DSSA menjalin kemitraan strategis dengan iFLYTEK guna mempercepat transformasi digital dengan teknologi AI. Kemitraan ini diharapkan menghasilkan solusi AI untuk berbagai sektor seperti kesehatan dan pendidikan.
DSSA juga mengoperasikan jaringan fiber optik sepanjang 57.000 km dan mulai membangun jaringan data center yang mencakup 24 Edge Data Center di 23 lokasi strategis. Dengan rencana pembangunan Flagship Hub Jakarta SMX01 berkapasitas 18 MW, DSSA berupaya meningkatkan layanan internet bagi masyarakat yang belum terlayani secara optimal.
Direktur DSSA, David Audy, menekankan pentingnya integrasi antara energi yang andal dan infrastruktur konektivitas untuk mendorong adopsi teknologi AI di Indonesia, menjadikan perusahaan sebagai pendorong pertumbuhan di sektor ini.