Site icon shangrilabanquet

WCPP 2026 Apresiasi Program Pembinaan Narapidana di Bali

shangrilabanquet.com – Delegasi internasional dalam konferensi World Congress on Prisoner’s Health and Rehabilitation (WCPP) 2026 memberikan apresiasi terhadap praktik pemasyarakatan yang mengedepankan kearifan lokal di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bangli dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Karangasem, Bali. Kegiatan ini berlangsung pada akhir pekan lalu di Bali, dengan dihadiri oleh berbagai pakar dan penggiat dari sektor pemasyarakatan seluruh dunia.

Dalam kunjungan tersebut, delegasi menyoroti pendekatan unik yang diterapkan di kedua lembaga tersebut. Terutama, mereka mencatat bagaimana Lapas Bangli mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam program pembinaan narapidana. Para narapidana diajarkan keterampilan praktis dan pengetahuan yang relevan dengan budaya setempat, seperti kerajinan tangan dan pertanian. Hal ini diharapkan tidak hanya membantu mereka mengembangkan diri, tetapi juga memfasilitasi reintegrasi ke masyarakat setelah menjalani masa hukuman.

Bapas Karangasem juga memperoleh pengakuan yang serupa, terutama dalam hal pendampingan dan rehabilitasi. Dalam program tersebut, fokus diberikan pada pengembangan keahlian dan dukungan psikososial bagi para mantan narapidana. Upaya ini merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan dapat menerima individu yang pernah terlibat dalam sistem hukum.

Melalui kunjungan ini, para delegasi berharap praktik baik yang dilakukan oleh Lapas Bangli dan Bapas Karangasem dapat menjadi model bagi lembaga pemasyarakatan lain di dunia. Penghargaan tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi internasional dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang lebih manusiawi, berkelanjutan, dan sesuai dengan kearifan lokal. Kegiatan ini tentunya menjadi langkah maju dalam memperkuat komunikasi dan pertukaran pengalaman di bidang rehabilitasi narapidana secara global.

Exit mobile version