shangrilabanquet.com – Musisi muda asal Amerika Serikat, D4vd, kini menjadi sorotan publik akibat keterlibatannya dalam kasus penemuan mayat seorang wanita di bagasi mobil Tesla yang terdaftar atas namanya. Insiden tragis ini terjadi pada September 2025, di mana korban yang ditemukan adalah Celeste Rivas, seorang remaja berusia 15 tahun. Kepolisian Los Angeles telah mengonfirmasi identitas korban melalui tato bertuliskan “Shhh…” di jari kanan yang juga mirip dengan tato D4vd.
D4vd, yang memiliki nama asli David Anthony Burke, lahir di Queens, New York, pada 28 Maret 2005 dan dibesarkan di Houston, Texas. Karier musiknya melonjak setelah viralnya lagu “Romantic Homicide” yang dirilis pada Juli 2022, memasuki tangga Billboard Hot 100. Ia kemudian menandatangani kontrak dengan label besar, Darkroom dan Interscope Records, yang membantunya mengeluarkan sejumlah lagu hits lainnya.
Seiring dengan kesuksesannya, D4vd juga mengeluarkan album perdana berjudul “Withered” pada April 2025 dan terlibat dalam proyek kolaborasi dengan brand game 100 Thieves. Namun, skandal ini datang sebagai tantangan besar dalam kariernya. Ia berjanji akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mengungkap kasus ini.
Akibat situasi ini, D4vd terpaksa membatalkan beberapa jadwal tur, termasuk konser penting di Los Angeles. Masyarakat menantikan perkembangan lebih lanjut mengenai kasus ini, sementara D4vd harus menghadapi badai kontroversi yang mengancam perjalanan kariernya di dunia musik.