shangrilabanquet.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Nusa Tenggara Barat (NTB), Zamroni Aziz, menjadi perhatian publik setelah tindakan kontroversialnya dalam sebuah acara pelantikan. Dalam video berdurasi 28 detik yang beredar luas, ia terlihat melempar tiang mikrofon saat menghadiri pelantikan Kepala Kemenag Kabupaten Dompu, Najamuddin, pada Jumat (19/9). Tindakan tersebut memicu berbagai reaksi, termasuk kritik tajam dari masyarakat yang menilai sikapnya sebagai arogan.
Menanggapi kontroversi tersebut, pada Minggu malam (21/9), Zamroni mengeluarkan klarifikasi dalam bentuk video yang diunggah di akun Instagram resmi Kemenag NTB. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat, terutama di NTB, dengan menyebut insiden tersebut sebagai kekhilafan pribadinya.
Zamroni Aziz lahir di Sangkong, Lombok Tengah, pada 31 Desember 1978, dan memiliki latar belakang pendidikan di bidang Hukum Islam. Ia pertama kali menjabat di Kementerian Agama pada tahun 2013 dan sejak itu terus meniti karir hingga mengemban posisi sebagai Kepala Kanwil Kemenag NTB sejak tahun 2023.
Dalam klarifikasinya, ia menekankan bahwa tindakan yang mengundang sorotan itu tidak disengaja dan disampaikan dalam konteks humor. “Saya menyadari bahwa kejadian ini merupakan kesalahan saya, dan saya tidak bermaksud menyinggung siapa pun,” ungkapnya.
Seiring dengan permohonan maafnya, Zamroni berharap masyarakat dapat memahami bahwa insiden tersebut merupakan sebuah kesalahan yang harus dijadikan pelajaran. Kejadian ini menunjukkan pentingnya sikap profesional dan etika dalam menjalankan tugas sebagai pejabat publik.