shangrilabanquet.com – Memasuki tahun 2026, siswa-siswa tingkat akhir mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Jalur ini memberikan kesempatan bagi para siswa berprestasi, termasuk mereka yang memiliki bakat di bidang seni seperti visual, musik, tari, dan perfilman, untuk masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) tanpa ujian tulis.
Terdapat beberapa institusi seni di Indonesia yang bisa dipilih, antara lain Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang, Yogyakarta, Surakarta, dan Denpasar, serta Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh, Bandung, dan Tanah Papua. Setiap kampus memiliki karakteristik dan program studi yang berbeda, yang tidak hanya mempertahankan seni tradisional tetapi juga mengintegrasikan inovasi dalam desain komunikasi visual dan media digital.
ISI Padangpanjang, yang diubah statusnya dari Sekolah Tinggi Seni Indonesia pada 2010, menawarkan fakultas dengan jurusan seperti Seni Pertunjukan dan Seni Rupa dan Desain. ISI Yogyakarta, pendidik seni tertua, menyediakan pendidikan di semua jenjang dan memiliki fakultas-fakultas yang mencakup berbagai disiplin seni.
Sementara itu, ISI Surakarta dan ISI Denpasar juga menyajikan program studi yang bervariasi, fokus pada eksplorasi seni pertunjukan dan desain. ISBI Aceh menjadi satu-satunya perguruan tinggi seni di Sumatra bagian utara, menekankan pelestarian budaya lokal. ISBI Bandung dan ISBI Tanah Papua, meski terbilang baru, menyediakan pendidikan komprehensif yang mengedepankan seni dan budaya regional.
Dengan beragam pilihan institusi seni, para siswa diharapkan dapat menemukan jalur pendidikan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka, serta berkontribusi dalam pelestarian dan pengembangan seni di Indonesia.