shangrilabanquet.com – Kecelakaan tragis terjadi di Tol Semarang-Bawen pada Selasa pagi, 6 Januari, melibatkan sebuah minibus dengan nomor polisi B 7047 PXU dan truk crane B 9241 VB. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan enam lainnya terluka. Kecelakaan ini terjadi di Jalur A Jajan Tol KM 426.400, tepatnya di Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.
Menurut laporan, petugas gabungan dari kepolisian dan pengelola jalan tol langsung melakukan evakuasi korban setelah kejadian. Kecelakaan ini menyebabkan kedua kendaraan terhenti di jalan, sehingga mengganggu arus lalu lintas di lokasi tersebut. Setelah evakuasi, kendaraan-kendaraan tersebut dibawa ke tempat penyimpanan barang bukti guna memperlancar kembali lalu lintas yang tersendat.
Korban yang terluka, termasuk Ignasius Suharno (45), Antonius Yuwono Trisunu (42), dan beberapa lainnya, segera dilarikan ke RSUD Ungaran untuk mendapatkan perawatan medis. Sayangnya, satu dari tujuh korban, Terodius Heru Sucahya (57), yang merupakan Kepala Sekolah SMA Fons Vitae 2 Jakarta, dinyatakan meninggal dunia akibat luka parah.
Kepala Satuan Lalulintas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, menyebutkan bahwa dugaan awal penyebab kecelakaan adalah kurangnya konsentrasi sopir minibus, Totot Andriyanto (56), yang menabrak truk crane yang melaju di depannya. Proses penyelidikan masih berlangsung, dengan petugas yang melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari saksi-saksi.
Keamanan dan keselamatan di jalan tol tetap menjadi prioritas, mengingat dampak signifikan yang ditimbulkan dari kecelakaan seperti ini terhadap pengendara dan pengguna jalan lainnya.