shangrilabanquet.com – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tunis, Tunisia, melaksanakan kegiatan “Diplomacy Briefing 2026” pada Kamis (1/1). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan diplomasi antara Indonesia dan Tunisia, serta menjadi pijakan bagi strategi diplomasi kedua negara di tahun 2026.
Dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, KBRI menyebutkan bahwa acara ini berfungsi sebagai titik tolak untuk melanjutkan pencapaian yang telah diraih pada tahun 2025. Upaya diplomasi tersebut akan difokuskan pada peningkatan kerja sama dalam bidang ekonomi, kebudayaan, pendidikan, dan perlindungan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Tunisia.
KBRI menaikkan pentingnya kolaborasi dan kesolidan dalam upaya mencapai sasaran yang ditetapkan. Selain itu, mereka menekankan perlunya disiplin, jaringan yang kuat, dan wawasan yang mumpuni untuk mencapai keberhasilan. Dalam keterangan resmi yang dikeluarkan, KBRI menegaskan pentingnya optimisme dan keyakinan sebagai fondasi dalam mencapai target yang telah direncanakan.
Diplomasi Indonesia-Tunisia, menurut KBRI, terus menunjukkan peningkatan dengan berbagai capaian yang membanggakan. Mereka optimis bahwa kedepan, hubungan kedua negara akan semakin solid di bawah semangat kemitraan yang kuat. Upaya ini dianggap penting untuk mendorong potensi kerja sama yang lebih luas dalam berbagai sektor di masa mendatang.