shangrilabanquet.com – Tim Nasional Teqball Indonesia resmi dilepas menuju SEA Games ke-33 yang akan berlangsung di Thailand pada 9 hingga 20 Desember 2025. Ketua Umum PP POTSI, Jovinus Carolus Legawa, menetapkan target ambisius berupa lima medali dengan satu medali emas sebagai sasaran utama.
Skuad Timnas Teqball Indonesia terdiri dari delapan atlet, yaitu empat putra dan empat putri. Mereka akan berkompetisi di beberapa kategori, termasuk tunggal, ganda putra-putri, dan ganda campuran. Jovinus mengungkapkan keyakinan bahwa peluang meraih emas sangat terbuka di hampir semua kategori yang diikuti, meski ia menekankan pentingnya menjaga ekspektasi di awal.
Dalam pandangannya, kekuatan teqball di Asia Tenggara terbilang merata, di mana tim dari Thailand, Filipina, Malaysia, dan Singapura memiliki daya saing yang tinggi. Menurut Jovinus, sebagai tuan rumah, Thailand akan memiliki keuntungan dari faktor lapangan dan dukungan publik.
Pelatih Timnas Teqball Putri, Gabriella Kota, menambahkan optimisme dengan mengatakan bahwa jika timnya mampu mencapai final di berbagai kategori, peluang untuk mendapatkan medali emas juga akan meningkat. Ia menilai perkembangan teqball di Indonesia sangat pesat, terlihat dari berdirinya 27 Pengurus Provinsi POTSI di seluruh tanah air.
Atlet Yoga Ardika Putra menegaskan tekad untuk meningkatkan prestasi setelah meraih medali perak pada SEA Games Kamboja 2023. “Saya ingin mengubah medali perak menjadi emas,” ujarnya, menambahkan bahwa ia datang ke Thailand dalam kondisi siap bertanding.
Dengan persiapan yang matang dan target yang jelas, perjuangan Timnas Teqball Indonesia akan menjadi sorotan di ajang bergengsi ini.