shangrilabanquet.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia mengalami kenaikan signifikan pada Selasa sore, 17 Maret 2026, dengan penguatan sebesar 84,55 poin atau 1,20 persen, sehingga mencapai level 7.106,84. Peningkatan ini mengikuti tren positif yang ditunjukkan oleh bursa-bursa di kawasan serta global menjelang libur panjang Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri.
Penguatan bursa regional Asia dipicu oleh optimisme yang berasal dari pasar saham Amerika Serikat, khususnya setelah Wall Street menunjukkan kinerja yang baik pada perdagangan sebelumnya. Menurut Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, sentimen positif investor didorong oleh harapan bahwa bank sentral AS, The Fed, akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan Federal Open Market Committee yang dijadwalkan pada 17-18 Maret.
Namun, kondisi global tetap menyimpan tantangan. Harga minyak tetap fluktuatif akibat meningkatnya ketegangan di Teluk Persia, di mana Iran meningkatkan serangan terhadap infrastruktur energi. Meski begitu, adanya harapan bahwa Selat Hormuz akan segera dibuka kembali memberikan dukungan bagi minat investor.
Di dalam negeri, pemerintah menekankan komitmennya terhadap disiplin fiskal, sementara Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75 persen untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah kondisi global yang tidak menentu.
Hari Rabu, 18 Maret 2026, pasar saham akan libur panjang dan diperkirakan akan dibuka kembali pada 25 Maret. Sepanjang perdagangan hari ini, sembilan dari sepuluh sektor mengalami penguatan, dengan sektor transportasi dan logistik menjadi yang terdepan. Total frekuensi perdagangan saham tercatat 1.555.645 transaksi, dengan 457 saham mengalami kenaikan dan 214 lainnya mengalami penurunan.