shangrilabanquet.com – Delegasi Yayasan Penghargaan Putri Maha Chakri (PMCAF) dari Thailand mengunjungi Jakarta untuk memberikan penghargaan kepada guru-guru berprestasi dari 14 negara Asia, termasuk Indonesia. Kunjungan tersebut berlangsung dari 11 hingga 14 Januari 2026, dengan tujuan utama untuk menghormati peran dan kontribusi guru dalam pendidikan.
Ketua PMCAF, Dr. Krissanapong Kirtikara, yang memimpin delegasi, menekankan pentingnya Penghargaan Putri Maha Chakri sebagai bentuk penghormatan atas dampak signifikan guru terhadap kehidupan siswa. “Penghargaan ini merupakan kesempatan untuk mengakui kerja keras guru yang membentuk masa depan siswa,” ungkapnya saat pertemuan di Jakarta.
Selama kunjungan, delegasi juga bertemu dengan Ibu Ade Putri Sarwendah, penerima Penghargaan Putri Maha Chakri 2025 dari Indonesia, serta melakukan kunjungan kehormatan ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Krissanapong menambahkan bahwa penghargaan ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi antara penerima penghargaan dan Kedutaan Besar Thailand dalam mendukung pendidikan guru melalui jaringan “Sahabat Thailand”.
Anggota Komite PMCAF, Benjalug Namfa, menyatakan bahwa guru memberikan harapan dan kebahagiaan bagi siswa, yang terlihat dari reaksi dan sikap mereka. Oleh karena itu, penghargaan ini dianggap sebagai bentuk pengakuan terhadap kerja keras para pendidik.
Penghargaan Putri Maha Chakri, yang diberikan setiap dua tahun, mencakup guru-guru dari 10 negara ASEAN, serta Bangladesh, Bhutan, Mongolia, dan Timor-Leste. Dinamai sesuai dengan Putri Maha Chakri Sirindhorn, penghargaan ini mengakui kontribusi luar biasa guru dalam pendidikan anak-anak dan remaja di Asia. Setiap periode dua tahunan, satu guru dari masing-masing negara akan dipilih berdasarkan dampak yang mereka berikan dalam bidang pendidikan.