shangrilabanquet.com – Gelandang Al-Ittihad, Fabinho Tavares, merasa seperti melakukan debut baru saat kembali dipanggil ke timnas Brasil setelah sekitar tiga tahun absen. Pemanggilan ini terjadi menjelang laga persahabatan melawan timnas Senegal pada 15 November dan timnas Tunisia pada 18 November 2025.
Fabinho, yang kini berusia 32 tahun, mengungkapkan perasaannya setelah masuknya namanya dalam daftar pemain, mengatakan bahwa sensasi yang ia rasakan seperti saat pertama kali mengenakan jersey timnas. Ia terakhir kali memperkuat Selecao pada Piala Dunia 2022, di mana ia hanya tampil dalam satu pertandingan dari lima yang dimainkan oleh Brasil.
Setelah berpindah ke Al-Ittihad pada Juli 2023 dari Liverpool, Fabinho tetap berkomitmen untuk memberikan performa terbaiknya guna menarik perhatian pelatih timnas Brasil, Carlo Ancelotti. Kini, ia merasa bersyukur bisa mendapatkan kesempatan bermain di timnas kembali. Fabinho menegaskan, pemanggilan ini adalah momen spesial baginya dan ia tidak akan menyia-nyiakan peluang tersebut.
Fabinho juga menyampaikan harapannya untuk dapat berpartisipasi di Piala Dunia 2026 mendatang. Sebagai pemain yang telah mengenakan jersey timnas sebanyak 29 kali, ia terus mengikuti perkembangan tim, terutama di bawah arahan Ancelotti. Menurutnya, ada peningkatan signifikan dalam kualitas permainan timnas sejak pelatih baru tersebut bergabung.
Menjelang dua laga persahabatan mendatang, Fabinho menilai pertandingan melawan Senegal dan Tunisia akan memberikan pengalaman berharga bagi tim. Ia melihat Senegal sebagai salah satu tim terbaik di Afrika dan percaya bahwa pertandingan tersebut merupakan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan tim.