shangrilabanquet.com – Indonesia dan Malta telah sepakat untuk memperkuat hubungan bilateral yang mencakup bidang politik, ekonomi, serta perlindungan warga negara Indonesia (WNI). Kesepakatan ini diungkapkan oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Italia sekaligus merangkap Malta, Junimart Girsang, saat menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Malta Myriam Spiteri Debono pada Rabu, 18 Februari.
Dalam keterangan pers yang disampaikan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Roma, Girsang menegaskan pentingnya memperluas kerja sama di berbagai sektor, termasuk politik, ekonomi, dan sosial budaya. “Kolaborasi ini harus diperkuat untuk menghasilkan manfaat bagi kedua negara,” ujarnya.
Presiden Debono juga menekankan bahwa Indonesia adalah mitra strategis bagi Malta, dengan keberadaan kedua negara yang sama-sama sebagai negara kepulauan. Ia menggarisbawahi perlunya peningkatan kerja sama di bidang pendidikan maritim melalui International Maritime Law Institute, dan mengapresiasi peran aktif Indonesia dalam mempromosikan perdamaian regional dan global.
Hubungan diplomatik Indonesia dan Malta telah terjalin sejak 1 Desember 1979 dan terus berkembang, baik melalui forum multilateral maupun kerja sama di bidang pendidikan maritim. Dalam kunjungannya, Girsang juga melakukan pertemuan dengan Wakil Perdana Menteri yang juga menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Malta, Ian Borg, serta Ketua Parlemen Malta, Anġlu Farrugia, untuk membahas penguatan kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, dan investasi.
Prosesi penyerahan surat kepercayaan tersebut berlangsung secara khidmat, diakhiri dengan jamuan makan siang kenegaraan yang diselenggarakan oleh Presiden Malta.