shangrilabanquet.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat peningkatan signifikan sebesar 0,72 persen, mencapai level 8.271,76 dari pekan sebelumnya yang berada di angka 8.212,27. Kenaikan ini terlihat dari laporan yang disampaikan oleh Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, pada Jumat di Jakarta.
Selama sepekan, kapitalisasi pasar BEI juga mengalami kenaikan sebesar 0,35 persen menjadi Rp14.941 triliun, dibandingkan dengan Rp14.889 triliun pada pekan lalu. Selain itu, rata-rata frekuensi transaksi harian mencatat lonjakan sebesar 11,99 persen, mencapai 3,06 juta kali transaksi.
Volume transaksi harian rata-rata turut meningkat sebesar 3,87 persen, dengan total 47 miliar lembar saham dibandingkan dengan 45,24 miliar lembar saham dari pekan sebelumnya. Sementara itu, nilai transaksi harian bursa juga naik 3,02 persen menjadi Rp23,89 triliun dari Rp23,19 triliun pada pekan yang sama.
Dalam periode 16 hingga 20 Februari 2026, PT Energi Mega Persada Tbk berhasil mencatatkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2026. Nilai pokok obligasi tersebut mencapai Rp1.150,2 miliar, dengan peringkat idA+ (Single A Plus) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berperan sebagai Wali Amanat untuk obligasi ini.
Pencatatan obligasi ini menambah total penerbitan obligasi dan sukuk pada tahun 2025 menjadi 20 emisi senilai Rp15,71 triliun. Saat ini, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di bursa mencapai 672 dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp549,76 triliun. Sementara itu, investor asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp240,57 miliar pada hari ini, dengan total nilai jual bersih mencapai Rp14.420 miliar sepanjang tahun 2026 berjalan.