shangrilabanquet.com – Pendaftaran untuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2026 telah resmi dibuka. Calon mahasiswa diharuskan membuat akun di sistem SNPMB (Sistem Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru) yang dimulai sejak 12 Januari 2026. Proses ini wajib dilakukan agar mereka bisa mengikuti seleksi baik melalui jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) maupun SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes).
Akademisi diharuskan mengakses portal SNPMB dan melengkapi data seperti NISN, NPSN, dan tanggal lahir. Sistem ini menjadi syarat mutlak untuk pendaftaran. Pengisian data harus sesuai dengan informasi di pangkalan data PUSDATIN. Siswa yang sudah lulus di tahun-tahun sebelumnya juga diberi kesempatan untuk mengikuti SNMPTN 2026 tanpa perlu membuat akun baru lagi, selama mereka telah terdaftar sebelumnya.
Koordinator Teknologi dan Sistem Informasi, Arif Djunaidy, menyatakan bahwa untuk siswa gap year yang telah memiliki akun dari tahun sebelumnya, mereka cukup melakukan login dengan data yang sama. Sementara itu, bagi siswa kelas 12 yang baru lulus, mereka harus mengikuti prosedur pendaftaran akun baru.
Tahapan pendaftaran mencakup sejumlah langkah, mulai dari membuka laman SNPMB hingga melakukan aktivasi akun melalui email. Jika tidak menerima email aktivasi dalam waktu 15 menit, calon mahasiswa disarankan untuk melakukan pendaftaran ulang.
Akademisi juga diperbolehkan memverifikasi keaktifan NISN mereka untuk menghindari kesalahan data. Dengan adanya sistem ini, diharapkan proses pendaftaran dan seleksi penerimaan mahasiswa baru dapat berjalan lebih lancar dan efisien.