shangrilabanquet.com – Bobot tubuh menjadi salah satu faktor kunci yang diperkirakan dapat menentukan kemenangan dalam pertarungan antara Saul Canelo Alvarez dan Terence Crawford. Pertarungan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 13 September di Stadion Allegiant, Las Vegas, dan dikategorikan sebagai salah satu pertarungan tinju terbesar di Amerika tahun ini.
Mantan juara dunia tinju, Mike Tyson, memberikan pandangannya mengenai pertarungan ini. Menurut Tyson, bobot tubuh akan berpengaruh signifikan pada hasil akhir. Canelo, dengan berat alami 76,2 kilogram, telah berpengalaman bertinju di kelas berat ringan (79,3 kg). Sementara itu, Crawford, yang akan melangkah naik dua divisi tanpa aturan rehidrasi, memiliki pengalaman di kelas welter super (69,8 kg) dan sebelumnya bertarung di berbagai kategori berat yang lebih ringan.
Tyson mengungkapkan keraguan akan kemampuan Crawford untuk meraih kemenangan mengingat perbedaan bobot yang cukup mencolok. Ia menyatakan, “Ini sulit, saya ingin Crawford menang, tetapi sepertinya itu tidak akan terjadi. Saya penasaran bagaimana hasilnya dan ingin menyaksikannya secara langsung.” Meskipun harapan Tyson terletak pada Crawford, ia menegaskan bahwa Canelo adalah petinju yang cerdas dan sangat kompetitif.
Pertarungan ini diharapkan akan menarik perhatian pecinta tinju di seluruh dunia, mengingat kedua petinju memiliki rekam jejak yang mengesankan dan kualitas yang tak diragukan. Baik Canelo maupun Crawford memiliki keahlian yang mumpuni, menjadikan duel ini semakin menarik untuk disaksikan. Apakah Crawford dapat mengatasi tantangan bobot yang lebih berat? Atau akankah Canelo mempertahankan statusnya sebagai juara? Semua akan terjawab di ring pada tanggal yang telah ditentukan.