shangrilabanquet.com – Arsari Group, yang dipimpin oleh Hashim Djojohadikusumo, resmi menjadi pemegang saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) melalui PT Arsari Nusa Investama. Investasi ini diumumkan di Jakarta pada Rabu oleh Wakil Direktur Utama Arsari Group, Aryo P.S. Djojohadikusumo, sebagai dukungan terhadap transformasi digital di Indonesia.
Aryo menyatakan bahwa COIN memiliki fondasi yang kuat dan ekosistem yang siap untuk berkontribusi dalam pengembangan industri aset digital nasional. Investasi ini bukan hanya dilihat dari nilai ekonomisnya, tetapi juga sebagai langkah untuk membangun kedaulatan digital Indonesia. Dia menekankan pentingnya tata kelola yang baik dalam pengembangan aset kripto.
Sementara itu, COIN bersama entitas anaknya, PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC), telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dukungan regulasi yang matang diharapkan akan menjadikan Indonesia sebagai pusat inovasi dan perdagangan aset digital di Asia Tenggara.
Direktur Utama COIN, Ade Wahyu, menyampaikan bahwa kehadiran Arsari Group memberikan nilai tambah bagi perusahaan, khususnya dalam tata kelola korporasi. Masuknya Arsari Group diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri aset digital.
Saat ini, pasar aset kripto Indonesia menunjukkan pertumbuhan signifikan, dengan lebih dari 18 juta pengguna dan total nilai transaksi mencapai Rp409,56 triliun per Oktober 2025. Indonesia juga berada di peringkat ke-7 dunia dalam Global Crypto Adoption Index, menunjukkan potensi besar untuk menjadi produsen inovasi digital. Langkah ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperkuat kedaulatan ekonomi digital dan mendukung ekosistem yang teregulasi dan kompetitif.