shangrilabanquet.com – Liverpool mengalami kekalahan tipis 0-1 saat bertanding melawan Galatasaray dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions, yang berlangsung di Rams Stadium, Istanbul pada Rabu (11/3) dini hari WIB. Kekalahan ini menimbulkan kekecewaan mendalam bagi manajer Arne Slot.
Dalam pertandingan tersebut, Liverpool memulai dengan intensitas tinggi, namun gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas. Arne Slot mengevaluasi penyelesaian akhir timnya, menyoroti kesalahan Florian Wirtz yang tidak berhasil mencetak gol meski mendapatkan kesempatan di depan gawang yang terbuka. “Kami memulai pertandingan dengan baik dan memiliki beberapa peluang. Namun, kami gagal menyelesaikan peluang tersebut,” ujar Slot, dikutip dari AFP.
Galatasaray berhasil mencetak gol melalui sundulan Mario Lemina dari sepak pojok yang menjadi serangan pertama mereka. Keberhasilan ini menunjukkan ketajaman lawan, sementara Slot mengungkapkan bahwa skuadnya terkadang kurang fokus, merasa akan mendapatkan lebih banyak kesempatan.
Di babak kedua, Liverpool sempat membobol gawang lawan melalui Ibrahima Konate, tetapi gol tersebut dianulir wasit karena dianggap terjadi handball. Keputusan tersebut dan performa Mohamed Salah yang menurun semakin memperburuk keadaan tim tamu. Slot menyayangkan kepemimpinan wasit dan VAR yang tidak memberikan penalti bagi Liverpool, terutama saat Virgil van Dijk dilanggar di kotak penalti.
Slot juga mengekspresikan kebingungan mengenai standar pelanggaran di Liga Champions, yang biasanya lebih ketat dibandingkan Liga Inggris. Dengan posisi Liverpool yang berada di peringkat keenam klasemen sementara Liga Primer, Liga Champions kini menjadi harapan untuk menyelamatkan musim mereka. Namun, kekalahan di Istanbul menjadi pengingat bahwa ketidakstabilan performa dapat mengakhiri ambisi mereka lebih cepat.