shangrilabanquet.com – Umat Islam di Indonesia saat ini memasuki malam sebelum peringatan Isra Miraj yang jatuh pada 26 Rajab atau 15 Januari 2026. Peristiwa Isra Miraj merupakan perjalanan penting Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem, kemudian naik ke Sidratul Muntaha untuk menerima wahyu perintah shalat lima waktu.
Malam tersebut menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat iman dan meningkatkan ibadah. Meskipun tidak ada ibadah khusus yang diwajibkan, ada sejumlah amalan dianjurkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Salah satu amalan yang populer adalah melaksanakan shalat sunnah. Beberapa jenis shalat sunnah yang bisa dilakukan adalah shalat Rawatib, Dhuha, serta shalat Tahajud. Aktivitas ini diyakini membawa ketenangan batin dan membantu dalam berdoa serta memohon ampunan.
Banyak umat Islam juga melaksanakan shalat sunnah Lailatul Miraj yang dilakukan setelah shalat Maghrib atau Isya. Shalat ini terdiri dari 12 rakaat dengan dzikir dan doa setelahnya, seperti bacaan Al-Fatihah dan surat-surat pendek.
Selain itu, membaca dan merenungkan Al-Quran pada malam tersebut juga dianggap sangat dianjurkan. Ini merupakan cara untuk memahami lebih dalam makna ayat-ayat Allah dan menyucikan jiwa.
Umat Muslim juga disarankan untuk memperbanyak dzikir dan doa, serta melakukan istighfar sebagai permohonan ampun atas kesalahan. Tak hanya itu, berbagi rezeki dengan bersedekah kepada yang membutuhkan juga menjadi salah satu amalan baik untuk menguatkan solidaritas sosial.
Dengan berbagai aktivitas ibadah ini, diharapkan umat Islam dapat meraih keberkahan dan meningkatkan kualitas spiritual mereka menjelang peringatan Isra Miraj.