shangrilabanquet.com – Polres Metro Jakarta Pusat telah melaksanakan pemeriksaan urine terhadap 124 anggotanya. Tes yang dilakukan pada Senin, 23 Februari 2026, bertujuan untuk memastikan kebersihan dan kesehatan personel. Dari hasil pemeriksaan tersebut, satu anggota teridentifikasi positif mengandung zat codeine akibat mengonsumsi obat batuk.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, mengungkapkan bahwa pemeriksaan dilakukan segera setelah apel pagi. Ia menjelaskan, satu personel yang positif menggunakan obat batuk racikan yang mengandung codeine sesuai dengan resep yang diberikan. “Alhamdulillah, yang lainnya negatif,” tambah Reynold ketika diwawancarai oleh wartawan.
Walaupun terdapat temuan positif, Reynold menyatakan bahwa tidak ada sanksi yang dikenakan kepada anggota tersebut. Hal ini dikarenakan kondisi positif tersebut disebabkan oleh pengobatan yang sah. “Selama dapat dipertanggungjawabkan karena dampak minum obat, tidak ada sanksi. Saya malah perintahkan Kasi Dokkes untuk membantu mempercepat pemulihan kesehatannya dengan memberikan vitamin,” terangnya.
Inisiatif tes urine ini diharapkan dapat meningkatkan integritas dan profesionalisme dalam jajaran Polres Metro Jakarta Pusat. Dengan pemantauan yang ketat, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalkan di masa depan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya untuk menjaga kesehatan dan kinerja optimal seluruh anggota kepolisian.